SELAMAT DATANG DI BLOG KOMUNIKASI DAN INFORMASI DPP LDII KAB. SRAGEN JAWA TENGAH
Marsasasasa

Entri yang Diunggulkan

Delapan Bidang Karya LDII untuk Program Calon Presiden RI

Jakarta (22/9). Di moment Idul Adha 1439 H diantara pembagian daging kurban, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII Ir. H. Prasetyo Suna...

Sabtu, 26 September 2015

Tugas Para Da’i Da’iyah & Polisi Menggalakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar




IPHI SRAGEN (20/11/2014).  Kompol Drs. H. Muhammad Suwito, SH, SAg, MH, MM (Kabag SDM Polres Sragen), mewakili  Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri.  Dalam penguatan kapasitas di Pelatihan Da’i Da’iyah Lembaga Da’wah Islam Indonesia Kabupaten Sragen. Dalam pemaparan materinya, menjelaskan bahwa ada kesamaan antara tugas Da’i Da’iyah dengan tugas polisi yaitu amar ma’ruf nahi munkar, menyuruh kebaikan mencegah kemungkaran, karena tugas pokok polisi pelindung, pengayom, pelayan  masyarakat & penegakan hukum, kelebihanya polisi dibandind Da’i yaitu bisa memanggil & menangkap yang berbuat melanggar hukum.  Dalam mencegah munkar tidak boleh main hakim sendiri, tapi diserahkan kepolisi, agar diproses sesuai hukum. Jika melihat kemunkaran cegahlah dengan hikmah.
Kegiatan ini digalakkan terus, tegakan amar ma’ruf nahi munkar, kepada semua siapa saja, diawali dari diri sendiri, ingat Allah tidak akan merubah nasib seseorang, sebelum merubah  dirinya sendiri, untuk itu saudaraku semua, sebelum menyampaikan kebenaran ini, kepada masyarakat banyak, marilah kita perbaiki diri kita sendiri, keluarga kita bina, baru kita sebarluaskan. Sebagai contoh & panutan Baginda Muhammad SAW, menyampaikan kebenaran tanpa kekerasan, tetapi suritauladan, dengan lemah lembut, maka kita menyampaikan dakwah yang terpenting untuk kebaikan seluruh rahmatan lilalamin, sentuhan yang paling baik adalah keteladanan. 
Sekarang banyak  orang,  banyak omong tidak dapat menjalani, banyak orang pintar  kurang ilmu agama sehingga bertengkar terus. Jika ingin selamat kembali ke Al Qur’an & Sunnah Rasulullah SAW.
Perlu diingat menyampaikan kebenaran itu banyak rintangan, itulah seninya, kita harus sabar, tabah, agar yang kita beri kabar kebenaran, bisa mengetahui, mengerti, paham, terbuka hati & pikiranya, sehingga dengan tulus iklas menerima kebenaran, dengan kesadaran diri, tidak perlu paksaan.
Marilah kita perkuat jalinan silaturrahim, saling take & give, membuat kesimbangan hidup antara urusan dunia & akherat, yang terpenting para Da’i Da’iyah & kepolisian saling mengingatkan untuk kebaikan, menjaga kerukunan, ketertiban & keamanan di masyarakat, jika ada tindak pidana di masyarakat kordinasi dengan polisi.
Diakhir sessi, moderator  mengulas materi yang disampaikan Kompol Drs. H. Muhammad Suwito, SH, SAg, MH, MM (Kabag SDM Polres Sragen), yang ternyata teman dari Drs. H.Muhammad Thoyibun, MM,M.Ag (Pengurus DPW LDII Jateng)  & mempertegas bahwa para pengurus LDII selalu menasehatkan kepada warga LDII dimana saja, kapan saja, supaya tunduk & patuh mentaati pada peraturan pemerintah yang sah. (@nton nov 2014)